STUDI KASUS PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGI KEPADA PASIEN RESIKO PRILAKU KEKERASAN DI RUANG CITRO ANGGODO RSDJ Dr AMINO GHONDOHUTOMO

Authors

  • Alfiyah Damayanti

Abstract

Penerapan terapi psikoreligi guna menurunkan emosi pada pasien resiko perilaku kekerasan (RPK). Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan terapi psikoreligi guna menurunkan emosi pada pasien resiko perilaku kekerasan (RPK). Desain pada studi kasus ini adalah pre test dan post test yang dilakukan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah responden 1 orang dilakukan selama 4 hari. Setelah dilakukan pre test dan post test terjadi penurunan tanda-tanda resiko perilaku kekerasan. Berdasarkan penerapan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa terapi psikoreligi efektif untuk menurunkan emosi pada pasien resiko perilaku kekerasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Appendiktomi, P. et al. (2008). Program Studi Diploma Iii Keperawatan. Arham, M. U. (2015) ‘TERAPI SPIRITUAL MELALUI DZIKIR PADA SANTRI GANGGUAN JIWA DI PP. AL-QODIR CANGKRINGAN YOGYAKARTA.

Damaiyanti. (2012). Asuhan Keperawatan Jiwa. Samarinda: Refka Aditama.

Deden Dermawan. (2017). The Influence Of Psychoreligious Therapy : Dhikr For Auditory Hallucinations ’ Patients In RSJD dr . Arif Zainudin Surakarta. Media Publikasi Penelitian, 15(1).

Dwi Ariani Sulistyowati. (2015). Pengaruh Terapi Psikoreligi Terhadap Penurunan Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 4(1), hal:72–77.

Eko Prabowo. (2014). Konsep & Aplikasi ASUHAN KEPERAWATAN JIWA. Yogyakarta: Nuha Medika.

Fatihuddin. (2010). Tentramkan Hati Dengan Dzikir. Jakarta: Delta Prima Press.

Hidayat, A. Aziz Alimus. (2012). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Edisi Pertama. Jakarta : Salemba Medika.

Khan, S.A., Vijayshri & Farooqi, F. (2014). A Study of Religiosity in Relation to Spirituality and Anxiety. International Journal of Advancements in Research & Technology, 3(4),hal: 269–284.

Keliat. (2011). Kperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas . Jakarta: ECG.

Kumala, O.D., Kusprayogi, Y. & Nashori, F. (2017). Efektivitas Pelatihan Dzikir dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa pada Lansia Penderita Hipertensi. Psympathic. Jurnal Ilmiah Psikologi. 4(1),hal: 55–66.

Junios. (2015). Pengaruh Terapi Ayat Al Qu’an Terhadap Ansietas Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi. Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, 6(2).

Fitria, N. (2015). “Terapi Psikospiritual Sebuah Hasil Penelitian”. https://nitafitria.wordpress.com/2009/02/09/terapi-psikospiritual-sebuahhasil-penelitian . Diakses tanggal 09 Februari 2009

Nuraenah. (2012). Hubungan Dukungan Keluarga dan Beban Keluarga dalam Merawat Anggota dengan Riwayat Perilaku Kekerasan di RS. Jiwa Islam Klender Jakarta Timur. Jakarta, hal:29-37.

Reuve, Welton, (2009). Violence and mental illness. Psychiatry (Edgmont).

Sari, K. (2015). Panduan Lengkap Praktik Klinik Keperawatan Jiwa. Jakarta.

Stuart, G. W (2013).Principles and Practice Of Psychiatric Nursing (9 ed). Missouri Mosby, Inc.

Wulandari, I. (2014) ‘Pemberian Terapi Psikoreligius (Shalat) Terhadap Frekuensi Halusinasi Pendengaran Pada Asuhan Keperawatan Jiwa Sdr.I Dengan Skizofrenia Paranoid Di Ruang Arjuna Surakarta’. hal:40

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Damayanti, A. (2022). STUDI KASUS PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGI KEPADA PASIEN RESIKO PRILAKU KEKERASAN DI RUANG CITRO ANGGODO RSDJ Dr AMINO GHONDOHUTOMO. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/14