STUDI KASUS PENGARUH LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN ASMA YANG MENGALAMI GANGGUAN POLA NAFAS DENGAN FOKUS INTERVENSI NEBULIZER

Authors

  • Awalus Sholikhatun

Keywords:

latihan batuk, asma, fokus intervensi nebulizer

Abstract

Penyakit asma merupakan masalah kesehatan didunia, karena menurunkan kualitas hidup dan produktivitas pasiennya. Saat ini, pasien asma diseluruh dunia mencapai 300 juta orang, dari kalangan semua usia yang berasal dari berbagai latar belakang suku etnis, jumlah ini diperkirakan akan bertambah lagi 100 juta orang pada tahun 2025. Jumlah ini menyerupai kecacatan akibat penyakit diabetes, sirosis hati, dan skizofrenia. Selain itu diperkirakan kematian asma adalah 1 hari tiap 250 kematian (Kurniawati, 2013 ).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Yuliana, S. A.(2016). TERAPI NEBULIZER SESAK NAFAS PADA SERANGAN ASMA BRONKIALE Di RUANG IDG RSUD. http://jurnal.akperkridahusada.ac.id/index.php/jpk/article/view/28

Arikunto,S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bakta, et al. (2015). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II. Jakarta; EGC.

Brunner & Suddart, (2012). Buku Ajar Keperawatan medical bedah Jilid 1. Jakarta: EGC.

Budi ES, (2017). Perbedaan Pengaruh Latihan Batuk efektif dan Postural Drainage pada Intervensi Nebulizer terhadap Penurunan Frekuensi Sesak nafas pada Asma Bronchiale. Program Studi Ilmu Fisioterapi Universitas Aisyiyah Yogyakarta. http://digilib.unisayogya.ac.id/2809/

Chris Tanto dkk, (2014). Kapita Selekta Kedokteran Edisi 4, Jakarta: EGC

GINA (Global Astma Network) (2014). The Global Astma Report New Zelend. http://ganastma.com. (diakses 19 juni 218).

J. Corvin, (2009). Buku Saku Patofisiologi. Jakarta: Aditya Media.

Kurniati, (2015). Perbedaan Efektivitas Pemberian Nebulizer dengan Menggunakan Latihan Batuk Efektif pada Penderita Asma Akut di Balai BesaresehatanParuMasyarakat.(BBKPM).http://eprints.ums.ac.id/395676/

Kuswardani, D. P. (2017). Pengaruh Nebulizer, Infra Red dan Chest Therapy terhadap Asma Bronchiale. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi (JFR), 49-56.

Mansjoer, (2011). Kapita selekta Kedokteran Edisi 3. Jilid 2. Jakarta: Salemba medika.

Mutaqqin, Arif, (2012). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan. Jakarta; Salemba medika.

Nugroho, d. (2015). Teori Asuhan Keperawatan Gawat Darurat. Yogyakarta: Nuhu Medika.

Nursalam, (2016). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan edisi 4.Jagakarsa Jakarta Selatan: Salemba Medika.

PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia), (2010). Asma. Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan Asma Di Indonesia, Jakarta: Indonesia.

Potter, & Perry, A. G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, Dan Praktik, edisi 4, volume.2. Jakarta: EGC.

Price, & Wilson. (2006). Patofisiologi. Konsep Klinis Proses Penyakit. Jakarta: EGC.

Price, S. A dan Wilson, L.M.(2012). Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit edisi 6 Volume 1. Jakarta; EGC.

Putri, (2013). Pengaruh Postural Drainase dan Latihan Batik Efektif pada Intervesi Nebulizer terhadap Penurunan Frekuensi Pernafasan pada Asma. Jurnal Fisioterapi Vol.13 NO.1.

WHO (World Health Organization). (2014). Cronic Respiratory Disease, Retrieved. http//www.who.int/respiratory/astma/definition/en (diakses 24 april 2018).

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Sholikhatun, A. (2022). STUDI KASUS PENGARUH LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN ASMA YANG MENGALAMI GANGGUAN POLA NAFAS DENGAN FOKUS INTERVENSI NEBULIZER. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/17