STUDI KASUS PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI DI TATANAN KELUARGA

Authors

  • Dewi Choirun Nisa'

Keywords:

seledri, tekanan darah, hipertensi

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit dengan tingkat mortalitasnya sangat tinggi di seluruh dunia.WHO tahun 2010 menjelaskan bahwa hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Perlu diciptakan sebuah media pengobatan untuk mencegah terjadinya hipertensi yang tidak terkontrol, salah satunya bisa dengan memanfaatkan tanaman seledri. Di Indonesia tanaman seledri sudah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional yang dipercaya memiliki beberapa kandungan seledri yang berperan penting menurunkan tekanan darah, antara lain magnesium, pthalides, apigenin kalium dan asparagin. Magnesium dan pthalides berperan melenturkan pembuluh darah. Apegenin berfungsi untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dan tekanan darah tinggi. Kalium dan asparagin bersifat diuretik, yaitu memperbanyak air seni sehingga volume darah berkurang Oleh karna itu,
Air rebusan seledri berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita Hipertensi. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari pemberian air rebusan Seledri terhadap penurunan Tekanan darah Sistolik dan Diastolik Penderita Hipertensi. menggunakan 1 pasien dalam melakukan implementasi yang dikelolah dengan 3x pertemuan. Berdassrkan penelitian pemberian air rebusan seledri terbukti dapat menurunkan tekanan darah, pada saat awal pengkajian dilakukan cek tekanan darah yaitu 160/90mmHg dan setelah dikelolah selama 3x pertemuan maka hasil akhir cek tekanana darah yaitu 140/80mmHg. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian air rebusan seledri dengan penurunan tekanan darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin & hardhi. (2016). Asuhan Keperawatan Praktis Berdasarkan Penerapan Diagnosa Nanda, Nic, Noc Dalam Berbagai Kasus Jilid 1.

Yogyakarta: Mediaction

Amin Huda Nurarif & Hardhi Kusuma. (2015). Nanda nic-noc aplikasi jilid 1. Jakarta: Mediaction

Asmadi (2012). Seledri Dapat Menurunkan Hipertensi. http://artikelkesehatan.com/html. Diakses tanggal 25 mei 2018 jam 14.00 WIB.

Azizah, Lilik Ma’rifatul (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta : Graha Ilmu

Casey, Aggie., Benson, Herbert. (2012). Seledri Dapat Menurunkan Tekanan Darah. Jakarta : Kelompok Gramedia

Dalimartha, Setiawan. (2008). Care Your Self Hipertensi. Penebar Plus : Jakarta.

Dapertemen Kesehatan RI., (2012). Masalah Hipertensi Di Indonesia.[Online].Available. http://www.depkes.go.id. [10 Oktober 2016]

Dapertemen Kesehatan RI., (2012). Masalah Hipertensi Di Indonesia.[Online]. Diakses 27 juni 2020 Available. http://www.depkes.go.id.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2014). Profil Kesehatan Jawa Tengah. Kendal

Faisal.(2012).Harrison’s Principles of Internal Medicine 18th Edition. New

York, U.S.A.:The McGraw-Hill Companies

Friedman, M. Marilyn.( 2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori dan Praktek. Edisi ke-5. Jakarta: EGC

Friedman, Marlyn M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga: riset, teori dan praktek. Jakarta: EGC

Harmoko,( 2012). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Intan Eka Oktavia, Junaidi dan Ainurafiq. (2017). Tentang Pengaruh PemberianAir Rebusan Daun Seledri (ApiumGraveolens) Terhadap PenurunanTekanan Darah Sistolik DanDiastolik Penderita Hipertensi DiWilayah Kerja Puskesmas PuuwatuKota Kendari Tahun 2016. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu.

Sri Sakinah dan Husnul Khatimah Azhari. (2018). Pengaruh Rebusan Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah KerjaPuskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap. STIKES Muhammadiyah Sidrap

Junaedi, Edi., Sufrida Y., dan Gusti, Mira, R. (2013). Hepertensi Kandas. Berkat Herbal. Jakarta: FMedia( Imprint ArgoMedia Pustaka).

JKSP Volume 3 Nomor 1, 14 Februari 2020 84 | Rosa Amelia, Indah Kurniawati

Kaplan, N., Weber, A. M. (2010), Hipertension essensial. Jones and Bartlett Publishers the united states of USA

Kemenkes RI. (2018). Hasil utamaRISKESDAS (2018). Jakarta:Kemenkes RI

Muhlisin, Abi.( 2012). Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Gosyen publishing

Mun’im, Abdul dan Hanani, E. (2011). Fitoterapi Dasar Vol 1. Jakarta : Dian Rakyat Press.

Muttaqin. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Keluarga. Jakarta: Salemba Medika

Muzakar dan Nuryanto. (2012). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Seledri terhadapPenurunan. Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Pembangunan Manusia. Vol.6 No.1.

Nanda, Nic, Noc Dalam Berbagai Kasus Jilid 1. Yogyakarta: Mediaction

Ni Kadek Widiantara dkk. (2014). Pengaruh kombinasi Jus Seledri, Wortel dan Madu Terhadap Hipertensi diwilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Barat. Jurnal Dunia Kesehatan.Vol 3 No 2

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

Nursalam. (2009). Proses dan Dokumentasi Keperawatan : Konsep dan Praktik. Jakarta : Salemba Medika

Nursalam. (2011). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Oktavia Hs, Intan Eka, junaid, Ainuurafiq. (2017). Pengaruhan Pemberian Air Rebusan Seledri (Apium graveolens) Terhadap Penurunan Tekananan Darah Sisitolik Dan Diastolik Penderita Hipertensi Di wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun (2016). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat VOL. 2/NO.6/ Mei 2017; ISSN 2502-731X ,

Pudiastuti.(2011). Penyakit Pemicu stroke . Yogyakarta. Nuha Medika

Reni Yuli. (2014). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskular:

Ringel, E. (2012). Buku Saku Hitam : Kedokteran. Jakarta: Indeks

Ringgel, Edward.( 2012). Buku Saku Hitam Kedokteran. Jakarta: Indeks.

Riskesdas. (2018). Laporan hasil riset kesehatan dasar Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Roehandi, 2008. Treatment Of High Blood Pressure. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Saptra, Lyndom.( 2010). Intisari Ilmu Penyakit Dalam. Tangerang: Bina Aksara Publishe

Setiawan, Budi dan Wiwik Afridah. (2013).Air Rebusan Seledri MenurunkanTekanan Darah

Soeryoko, Hery (Ed). (2010). 20 Tanaman Obat Terpopuler Penurun Hipertensi. Yogyakarta:C.V Andi Offset. 130 halaman.

Sujono Riyadi, S. M. (2011). Buku Keperawatan Medikal Bedah.Pustaka Pelajar: Yogyakarta

Suprajitno. (2004). Asuhan Keperawatan Keluarga : Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta: EGC

Sutanto, (2010). CEKAL Penyakit Modern Hipertensi, Stroke, Jantung, Kolesterol, dan Diabetes.Yogyakarta; Penerbit ANDI

Triola Fitria.(2010). Kandungan seledri dan manfaat nya untuk kesehatan. PT Intisari. Jakarta

uhpemberianairrebusanseledriterhadappenurunanhipertensi.html. Diakses tanggal 24 mei (2018) jam 20.35 WIB.

World Health Organization. (2015).Hipertenssion Fact Sheet (2015). France: World Health Organization.

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Nisa’, D. C. (2022). STUDI KASUS PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PEMBERIAN AIR REBUSAN SELEDRI DI TATANAN KELUARGA. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/20