STUDI KASUS PADA PASIEN DENGAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF AKIBAT ASMA DENGAN FOKUS INTERVENSI TEKNIK PURSUED-LIP BREATHING

Authors

  • Eli Rahmawati

Keywords:

bersihan jalan nafas, pursued lip breathing

Abstract

Asma merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan. Penangana asma terutama ditujukan untuk mengurangi frekuensi kekambuhan. Berkurangnya frekuensi kekambuhan dapat menningkatkan kualitas hidup penderitanya. Dampak buruk asma meliputi penurunan kualitas hidup, penurunan produktivitas, ketidak hadiran di sekolah, peningkatan biaya kesehatan, resiko perawatan dirumah sakit, dan bahkan kematian. Meskipun pengobatan secara efektif dapat menurunkan morbiditas karena asma, namun efektivitas hanya tercapai jika penggunaan obat-obatan telah sesuai. Selain dikarenakan kurang tepatnya tindakan pengobatan, faktor lain yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup penderita asma adalah rendahnya tingkat pemahaman penderita tentang asma dan pengobatanya (Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik, 2007).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alsagaf. (2012). Dasar-dasar Ilmu Penyakit Paru. Surabaya: Airlangga Press.

Ariestianti. (2013). Pemberian Diaphraghmatic Breathing Exercise Sama Baiknya Dengan Pursed Lip Breathing Dalam Meningkatkan Arus Puncak Ekspirasi Pada Perokok aktif.

Atmoko W, Hana KP, Evans TB, Masbimoro WA, Faisal Y.(2011). Prevalens asma tidak terkontrol dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kontrol asma di poliklinik asma rumah sakit Persahabatan Jakarta. Jurnal Respirologi Indonesia. 31(2):53-9. doi

Basuki, N. (2008). hand Out Fisioterapi pada kardiovaskulopulmonal. Surakarta. Jawa Tengah: Polteknik Kesehatan Surakarta.

Centers for Diseases Control and Prevention. Ashtma in US. (2014). Tersedia dari: URL: HYPERLINK http:// www.cdc.gov/vitalsign/ashtma

DEPKES R.I. (2008). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta dan Proses Keperawatan. Jakarta. Salemba Medika.

Ganong, W. F. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 22. Jakarta: EGC.

Guyton A.C. and J.E. Hall (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta: EGC.

Guyton, A.C., dan Hall, J.E. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta: EGC.

Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD). (2015). Pocket Guide to COPD Diagnosis, Management, and Prevention. Dari http//www.goldcopd.org. diambil Juli 2021.

Goyal NK, Alexander GF, Scott AL. (2011). Association of late-preterm birth with asthma in young children: practice-based study. Pediatrcis..

Harmaen, I (2017). Pengaruh Latihan Pernafasan Teknik Buteyko Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Asma Di Ruang Rawat Inap RSUD Patut Patuh Patju Gerung Tahun 2017. Skripsi Jurusan Keperawatan Poltekkes Mataram.

Herman, Dedi. (2007). Senam Napas Sehat sebagai salah satu pilihan terapi latihan pada penderita Asma Bronchial. Http:// Fisiosby. Com/senam-nahat-sebagai-salah–satu-pilihan-terapi-latihan-pada-penderita-asma-bronchial/..

Hidayat, A. A. (2006). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta. Salemba Medika.

Hoskins G, McCowan C, Neville RG, Thomas GE, Smith B, Silverman S. (2000). Risk factors and costs associated with an asthma attack. Thorax.

Halterman JS, Belinda B, Paul T, Kelly MC, Maria F, Guillermo M, et al. (2008). Screening for environmental tobacco smoke exposure among inner-city children with asthma. Pediatrics.

Kokic. (2013). Global surveilance, prevention and control of chronic respiratory diseases.Tersedia dari: URL: HYPERLINK http:// www.who.int/respiratory

Kartasasmita CB.(2012). Epidemiologi asma anak. Dalam: Zain MS, editor (penyunting). Buku Ajar Respirologi Anak IDAI. Jakarta: IDAI. hlm. 71-84.

Lewis,.et al (2011).Medical-Surgical Nursing: Assessment and Management of Clinical Problems, 8th Edition. United States of America: Elsevier Mosby.

Lugogo N, Loretta GQ, Daniel F, Monica K.(2010). Ashtma. Dalam: Robert JM, Courtney B, Thomas RM, Talmadge EK, Dean ES, Jhon FM, et al, editor (penyunting). Murray and Nadel's Textbook of Respiratory Medicine. Edisi ke-5. Philadelphia: Saunders-Elsevier. hlm.883-918.

Luo X, Jing X, Xiaohui D, Fuwen C, Jianing S, Zhiqiang W, et al. (2013). Association between obesity and atopic disorders in Chinese adults: an individually matched case– control study. BMC Public Health.

Mulyani, Sri, (2004). Ramuan Tradisional untuk Penderita Asma, Penebar Swadaya: Jakarta.

Mayuni, A. et al. Pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Kapasitas Vital Paru pada Pasien Asma di Wilayah Kerja Puskesmas III Denpasar Utara. Volume 3, Nomor 3, Edisi September-Desember 2015.

Muttaqin, A. (2008). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta : Salemba Medika

Pearce, Evelyn C, (2009). Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

PHPI, (2004), Asma Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia.

PDPI. (2006). Asma Pedoman diagnosis Dan Penatalaksanaan Di Indonesia, Jakarta: Balai Penerbit FKUI

Potter, & Perry, A. G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, Dan Praktik, edisi 4, Volume.2. Jakarta: EGC.

Price, & Wilson. (2006). Patofisiologi. Konsep Klinis Proses Penyakit. Jakarta: EGC.

Downloads

Published

2022-03-18

How to Cite

Rahmawati, E. (2022). STUDI KASUS PADA PASIEN DENGAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF AKIBAT ASMA DENGAN FOKUS INTERVENSI TEKNIK PURSUED-LIP BREATHING. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/27