STUDI KASUS PADA IBU POST PARTUM FISIOLOGIS DENGAN METODE PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KEBUPATEN KENDAL

Authors

  • Rahayu Martiningsih

Keywords:

post partum, air susu ibu, pijat oksitosin

Abstract

Hormon oksitosin sangat berperan dalam proses pengeluaran ASI. Beberapa ibu post partum pada hari pertama sering kali mengalami ketidak lancaran ASI. Beberapa faktor yang mempengaruhi produksi ASI yaitu perilaku menyusui, psikologis ibu, fisiologis ibu, social kultural dan bayi, berat badan lahir bayi. Salah satu cara meningkatkan produksi ASI salah satunya adalah pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu post partum.
Studi kasus ini menggunkan studi kasus deskriptif untuk menggambarkan hasil asuhan keperawatan dengan memfokuskan satu masalah penting pada analisa sederhana. Studi kasus ini adalah studi untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan metode pijat oksitoksin untuk meningkatkan produksi ASI. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rerata berulang yang signifikan antara produksi ASI setelah dilakukan pijat oksitosin hari pertama, kedua dan ketiga. Hasil penelitian menunjukan bahwa pijat oksitosin mampu meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum fisiologis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, Widya Nur.(2016).Pemberian Tindakan Pijat Oksitosin Terhadap

Peninggkatan Produksi ASI Pada Asuhan Keperawatan Ny. W Dengan Post

Parum Diruang Nifas Rsud Dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

http://scholar.google.co.id.diakses. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Astutik, Rini Yuli.(2014).Payudara Dan Laktasi.Jakarta:Salemba Medika.

Bulechek, G. M., Butcher H. K., Dochterman J. M., Wagner C.(2016). Nursing

Interventions Classification (NIC), 6th edition.Yogyakarta:Mocomedia.

Dinkes Jawa Tengah. (2015). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015

kementrian kesehatan republik indonesia. http://dinkes-jateng-

prov.go.id/v2015/dokumen/. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Dinkes Kabupaten Kendal. (2015). profil tentang ibu menyusui eksklusif tahun 2015.

http://depkes.go.id/resources/dokumen/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2015/33

_Jateng_Kab_Kendal-2015.pdf. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Hadianti, D & Resmana, R. (2015). Pijat Oksitosin dan Frekuensi Menyusui

Berhubungan dengan Waktu Pengeluaran Kolostrum pada Ibu Post Sectio

Caesarea di RS Kota Bandung. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia (JNKI).

Volume 4 Nomor 3 Tahun 2016, hlm 148-156, ISSN 2354-7642. (online).

Tersedia dalam http://ejournal.almaata.ac.id/index.php/JNKI/article/

download/255/334.pdf. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Hidayat,A.A.(2009). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah.

Jakarta:Selemba Medika.

Indrasari, Nelly.(2019). Meningkatkan Kelancaran Asi Dengan Metode Pijat

Oksitoksin Pada Ibu Post Partum. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik,

Volume 15, No. 1. Jurusan Kebidanan Poltekkes Tanjungkarang.

Italia, dkk, (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Post

Partum Di Bpm Meli R. Palembang Tahun 2018. Palembang.Jurnal Kesehatan

dan Pembangunan, Vol. 9, No.17. Palembang.

Kemenkes RI (2018). Profil Kesehatan Indoesia Tahun 2017. Jakarta: Kementrian

Kesehatan RI. http:/www.depkes go. Id. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Kemenkes RI. (2017).Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. Jakarta : Kemenkes

RI; 2017.

Kemenkes. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012

Tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jakarta : Kemenkes RI.

Khasanah, N. A. & Sulistyawati W. (2017). Buku Ajar Nifas dan Menyusui,.

Surakarta: CV Kekata Group.

Latifah & Wahid. (2015). Perbandingan Breast Care Dan Pijat Oksitosin Terhadap

Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Normal. Jurnal Dunia Keperawatan.

Volume.3, Nomor 1, Maret 2015. (online). Tersedia dalam http ://ppjp. unlam.

ac.id/ journal/ index. php/JDK /article /viewFile /1704 /1477 .pdf D. Diakses

pada tanggal 10 Mei 2020.

Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., Cashion, K. (2013). Keperawatan Maternitas Edisi

, Salemba Medika, Indonesia.

Marmi. (2012). Panduan Lengkap Manajemen Laktasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maryunani, A. (2012). Inisiasi menyusui dini, ASI eksklusif dan manajemen laktasi.

Jakarta: Trans Info Media.

Nilamsari, M.A., dkk. (2014), Pengaruh Perawatan Payudara Terhadap Kelancaran

Ekskresi Asi Pada Ibu Post Partum Di Rumah Bersalin Mardi Rahayu

Semarang, Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK). (online).

Tersedia dalam http ://id. Portalgaruda .org/?ref =browse &mod =viewarticle

&article=393153. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Nugroho et al, (2014) . Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi 4. Jakarta: EGC.

Nurarif, A. H. Dan Kusuma H. (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan

Diagnosa Medis dan Nanda Nic-Noc Edisi Revisi Jilid 2. Yogyakarta

:Medication.

PPNI. (2016). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil

Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PNI.

PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan indicator

Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PNI.

PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan indicator

Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PNI.

PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan

Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PNI.

Rahayuningsih., dkk. (2016). Effect of Breast Care and Oxytocin Massage on Breast

Milk Production : A study in Sukoharjo Provincial Hospital. Journal of

Maternal and Child Health, Volume 1, Nomor 2, hlm 103-111. e-ISSN: 2549-

(online). Tersedia dalam http://thejmch. com/index.php? journal=

thejmch&page=article&op=download&path%5B%5D=18&path%5B%5D=2

pdf. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Reeder, S. J., Martin, L. L., & Koniak-Griffin, D. (2012). Keperawatan Maternitas :

Kesehatan Wanita, Bayi, & Keluarga, Edisi 18 Vol 2, EGC, Jakarta.

Riset Kesehatan Dasar. (RISKESDAS). (2012). Data Cakupan ASI. Tersedia dalam

http://www.riskesdas.go.id . Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Rusdiarti. (2014). Pengaruh Pijat Oksitosin pada Ibu Nifas terhadap Pengeluaran

ASI di Kabupaten Jember. Skripsi. Malang: Universitas Brawijaya.

Sari, I. R. (2015), Penerapan Pijat Oksitosin Pada Pasien Post Partum Normal Di

Wilayah Puskesmas Sambiroto Kedung Mundu Semarang, http ://repository

.unimus.ac.id. Repository. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Setiowati, W. (2017). Hubungan Pijat Oksitosin dengan Kelancaran Produksi ASI

pada Ibu Post Partum Fisiologis Hari Ke 2-3, Jurnal Darul Azhar, Vol 3 No

, http://jurnal-kesehatan.id. Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Sugiyono.(2011).Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif

Dan R&D.Bandung:Alfabetha.

Suherni, dkk.(2009).Perawatan Masa Nifas.Edisi 3. Fitramaya : Yogyakarta.

Trijayanti, T.(2017). Penerapan Pijat Oksitosin Menggunakan Baby Oil Terhadap

Produksi Dan Pengeluaran Air Susu Ibu ( ASI ) Pada Ibu Nifas Di Pukesmas

Rowokele. Artikel Ilmiah, http://stikesmuhgombong.ac.id. Diakses pada

tanggal 10 Mei 2020.

Ummah, F. (2014). Pijat Oksitosin untuk Mempercepat Pengeluaran ASI pada Ibu

Pasca Salin Normal Di Dusun Sono Desa Kentanen Kecamatan Panceng

Gresik, Jurnal Vol.2, No XVII, http://stikesmuhla.ac.id. Diakses pada tanggal

Mei 2020.

Walyani dan Purwoastuti.(2014).Asuhan Keperawatan Masa Nifas & Menyusui.

Yogyakarta:Pustaka Barupress.

Widyasih. (2013). ASI dan Pedoman Ibu Menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika.

Wijayanti, T. (2017). Perbedaan Metode Pijat Oksitosin Dan Breast Care Dalam

Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Post Partum. Jurnal Komunikasi

Kesehatan. Vol. VIII No.2 Tahun 2017.(online). Tersedia dalam http://e-

journal.akbidpurworejo.ac.id/index.php/jkk15/article/download/195/139.pdf.

Diakses pada tanggal 10 Mei 2020.

Wiji, Rizki. (2013). ASI dan Pedoman Ibu Menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika.

World Health Organization (WHO) 2015. Commission on Ending Childhood Obesity.

Geneva, World Health Organization, Departement of Noncommunicable

disease surveillance.

Wulandari P., Menik K., Khusnul A.(2015). Pengaruh Pijat Stimulasi Oksitosin

Terhadap Let Down Reflek Pada Ibu Post Partum Di Rumah Bersalin Mardi

Rahayu Kalibanteng Semarang, Jurnal Keperawatan maternitas Indonesia

Vol 3, No 2,: Semarang.

Wulandari P., Menik K., Khusnul A.(2018). Peningkatan Produksi ASI Ibu Post

Partum melalui Tindakan Pijat Oksitosin, Jurnal Ilmiah Keperawatan

Indonesia Vol 2, No 1, Vol 2, No 1,: Semarang.

Wulandari, T., Aminin F., Dewi U. (2014). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap

Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Umum Daerah

Provinsi Kepulauan Riau, Jurnal Kesehatan Tanjung Karang, Vol V No 2 hal

-178, http://poltekkes-tjk.ac.id. Diakses pada 10 Mei 2020.

Zulmuawinah, dkk. (2019). Faktor Prediktor Pemberian ASI Esklusif Pada Ibu

Menyusui Wilayah Kerja Puskkesmas Mangasa Kota Makassar. Makassar :

Public Health Faculty Universitas Muslim Indonesia.

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Martiningsih, R. (2022). STUDI KASUS PADA IBU POST PARTUM FISIOLOGIS DENGAN METODE PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KEBUPATEN KENDAL. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/46