STUDI KASUS PENGELOLAAN PENURUNAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN JUS BUNCIS DITATANAN KELUARGA

Authors

  • Sabila Anggi Widiniarti

Keywords:

DM tipe 2, jus buncis

Abstract

Jumlah penyandang DM sebanyak 10 juta sehingga menempatkan Indonesia dalam urutan ke-7. Faktor resiko dari DM tipe 2 antra lain: usia, obesitas, riwayat keluarga, kelompok etnik. DM terjadi karena resistensi insulin yang menunjukan penurunan sensitifitas jaringan pada insulin. Untuk penatalaksanaan dari DM bisa menggunakan medis dan non medis, penatalaksanaan secara non medis salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat. Cara menerapkan pola hidup sehat yaitu dengan mengonsumsi sayuran. Sayuran yang bisa digunakan untuk menurunkan kadar gula darah yaitu buncis, karena buncis mengandung zat B-Sitosterol dan stigmatesterol. Untuk mengetahui kebenaran buncis dalam menurunkan gula darah, maka peneliti menggunakan desain penelitian studi kasus. Peneliti menggunakan 1 pasien dimana klien tersebut sudah sesuai dengan kriteria inklusi yaitu dengan usia 41 tahun dan nilai GDS nya 350 mg/dl, dalam melakukan implementasi klien dikelola dengan 4x pertemuan. Berdasarkan penelitian jus buncis terbukti mampu menurunkan gula darah, pada awal cek GDS dengan hasil 350 mg/dl dan setelah dikelola selama 4x pertemuan maka hasil GDS akhir yaitu 255 mg/dl. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara jus buncis dengan penurunan kadar glukosa darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arita, Setyowati. (2008). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press

Aprilia. N, Ariyani. A D, Hidayatin. N. (2018). Rebusan Buncis Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Tukangkayu Wilayah Kerja Puskesmas Sobo Banyuwangi. Jurnal Kesehatan. 11 (2). 122-135. Diakses 20 Mei 2020. Doi: 10.24252/kesehatan.v11i2.6454. http:// journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/6454

Amin, M. N., (2014). Sukses Bertani Buncis: Sayuran Obat Kaya Manfaat.

Jakarta : Garudhawaca

Betteng, R. Pangemanan, D. Mayulu, N. (2014). Analisis Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 pada Wanita Usia Produktif di Puskesmas Wawonasa. Jurnal e-Biomedik (eBM). 2 (2). 404-412. Diakses

Tanggal 11 Juni 2021. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ebiomedik/ article/view/4554

Bulu, A. Wahyuni, D,T. Sutriningsih, A. (2019). Hubungan Antara Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Nursing News. 4 (1). 181-189. Diakses tanggal 11 Juni 2021. https://pub;ikasi. unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/1501

Clevo, H. d. (2012). Ilmu Penyakit Dalam: Patologi Diabetes Mellitus.Yogyakarta:Yayasan Essentia Medica (YEM).

Decroli Eva. (2019). Diabetes Melitus Tipe 2. Padang: Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Dinas Kesehatan. (2014). Profil Keehatan Kabuaten Kendal Tahun 2014. Diakses tanggal 5 Mei 2020. https://www.google.com/url?sa=t&s ou rce= web&rct=j&url=https://dinkes.kendalkab.go.id/docs/dokumen_perencanaa n/profil_kesehatan_kabupaten_kendal_tahun_2014.pdf&ved=2ahUKEwj0 iaL8nrXpAhUWU30KHS4jB5YQFjAAegQIBRAB&usg=AOvVaw2SBH QCaMvdMoQuoFgGNnh2

Ekasari, Wiwied. (2018). Tanaman dan Kesehatan Terapi Alternatif Tiga Penyakit Utama dengan Bukti Ilmiah. Sidoarjo : Indomedia Pustaka

Effendy, Nasrul. (2007). Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat.

Edisi II. Jakarta : EGC

Fadhilah, AN. Saraswati, LN. Adi, SM. (2016). Gambaran Karakteristik dan Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 pada Wanita (Studi di RSUD Kardinah Kota Tegal). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 4 (1). 176-183. Diakses Tanggal 11 Juni 2021. http://ejournal-sl.undip.ac.id /index.php/jkm

Fatimah, R. N. (2015). Diabetes Melitus Tipe 2. J Majority. 4 (5) : 93-101.

Diakses 20 Mei 2020. http://juke.kedokteran/unila.ac.id/index.php

/majority/article/viewFile/615/619

Friedman. (1998). Keperawatan Keluarga. Jakarta : EGC

Friedman. (2002). Buku Ajar Keperawatan Keluarga Riset, Teori dan Praktik.

Jakarta : EGC

Hajijah. (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Hasdianah. (2012). Mengenal Diabetes Melitus pada Orang Dewasa dan Anak- Anak dengan Solusi Herbal. Yogyakarta: Nuha Medika

Hidayat. A. A. (2011). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba Medika.

Hungu. (2007). Pengertian Jenis Kelamin. Jakarta: PT.Gramedia

IDF. (2014). IDF Diabetes Sixth Edition, International Diabetes Federation 2014. Diakses 20 Mei 2020. http://www.idf.org/sites/deafult/files/EN 6E_ Atlas_Full_0.pdf

Irawan, D. (2010). Prevelensi dan Faktor Resiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Daerah Urban Indonesia (Analisa Data Sekunder Riskesdas 2017). Tesis Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 1 Oktober 2020. https://www.gooogle.com/url?sa=t&source=web&rct=j& url=http://lib.ui.ac.id/file%3Ddigital/20267101-T%2520faktorfull%250te xt.pdf&ved=2ahUKEwi5gqL4763xAhUp8HMBHSG6DQQFjABegQIBh AC&usg=AOvVaw0r6275NrdAPCVDn-9dSnGe

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Badan Penelitian Pengembangan Dan Kesehatan. (2018). Riskesdas. Diakses tanggal 5 Mei 2020 https:// www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://kesmas.kemkes go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasilriskesdas2018_1274. pdf&ved=2ahUKEwitufrT3LLpAhXYT30KHYLnCHkQFnoECAUQAA &usg=AOvVaw1Y4aMiH9hyQJ8A9fhpM2HB

Kerner, W. and Brückel, J. (2014). Definition, Classification and Diagnosis of Diabetes Mellitus. German: Diabetes Association. Exp Clin Endocrinol Diabetes. 122 (7). 384-386. Diakses tanggal 5 Mei 2020. https://pdfs. semanticscholar.org/5905/63a42b7078ba3d2fd5d649566151e71a3152.pdf

Kowalak. (2016). Buku Ajar Patofisiologi. Jakarta : EGC.

Marewa, L. W. (2015). Kencig Manis (Diabetes Melitus) di Sulawesi Selatan. (Edisi Pertama). DKI Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Moleong, Leky J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Mubarak, W. I. (2010). Ilmu Keperawatan Komunitas: Konsep dan Aplikasi.

Jakarta: Salemba Medika

Mubarak, W. I. (2011). Promosi Kebidanan untuk Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika

Ni Kadek Novi Antari. Esmond Aditya Hindrata. (2017). Diabetes Mellitus Tipe 2. Diakses tanggal 06 Mei 2020. https://www.google.com/url?sa

=t&source=web&rct=j&url=https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelit ian_1_dir/653f627b3ce1272d209353541c305cee.pdf&ved=2ahUKEwiftr Oo9MXpAhVaOSsKHSCICGgQFjABegQIAhAB&usg=AOvVaw2Xdd- NYl02RABAijhF2Ike

Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis dan NANDA Nic-Noc Edisi Revisi Jilid I. Jogjakarta: Mediaction.

Padila. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Yoyakarta : Nuha Medika

PERKENI. (2011). Konsesus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI

PERKENI. (2015). Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PERKENI

Puspita R.R, Adawiyah R. (2018). Edudharma Journal. Pengaruh Pemberian Jus Buncis Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita DM Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Jurang Mangu Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. 2 (2) : 23-31. Diakses tanggal 13 Maret 2020. http://openjournal.wdh.ac.id/index.php/edudharma /article/view/23

Rachmawani R.N, Oktarlina Z.R. (2017). Majority. Khasiat Pemberian Buncis (Phaseolus vulgaris L.) sebagai Terapi Alternatif Diabetes Melitus Tipe 2.

(1) : 71-76. Diakses tanggal 13 Maret 2020. http://Juke.Kedoktera nUnila.Ac.Id/Index.Php/Majority/Article/View/1534

Raharjo, Susilo dan Gudnanto. (2011). Pemahaman Individu Teknik Non Tes.

Kudus: Nera Media Enterprise

Raharjo M. (2018). Asuhan Keperawatan Ny. M dengan Diabetes Mellitus di Ruang Kirana Rumah Sakit Tk. III dr. Soetarto Yogyakarta. Diakses tanggal 06 Mei 2020. https://www.google.com/url?sa=t&source=w eb&rct=j&url=http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2145/1/KTI%2520PA%2 520MUJI.pdf&ved=2ahUKEwiIptLL157pAhXEXisKHaxsCTgQFjAEeg QIBRAB&usg=AOvVaw0ycSazt-UZ-Ss2D1-exSoR

Ratnasari. Aini, N. (2018). Faktor Risiko Mempengaruhi Kejadian Diabetes Mellitus Tipe Dua. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Aisyiyah. 14 (1). 59-68. ISSN 2477-8184. Diakses tanggal 11 Juni 2021. https://icon.unisayogya.ac.id/ejournal/ index.php/jkk/article/view/550

Rohma A F. (2018). Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Pada Tn. S Dan Tn. N Dengan Masalah Keperawatan Kerusakan Integritas Kulit Di Ruang Melati RSUD Dr. Haryoto, Lumajang. Diakses tanggal 06 Mei 2020 https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&ur l=https://r epository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/91635/FITRI%2520AU

%2520ROHMA%2520%2520152303101141%2520split.pdf%3Fsequen

CE%3D1&ved=2ahUKEwj535G02p7pAhXzjeYKHSsRDeIQFjAAegQIA xAC&usg=AOvVaw1kps1XxuUTbMq4nRyYKGCQ

Setiadi. (2012). Konsep dan Penulisan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Teori dan Praktik. Yogyakarta : Graha Ilmu

Smeltzer & Bare. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth. Jakarta : EGC

Soedarsono. (2017). Tumpas Diabetes dengan Buncis. Surabaya : Stomata Sugiyono (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.

Bandung : Alfabeta

Tarwoto, W. I. (2012). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: CV. Trans Info Medika.

Toharin, S.N.R., Cahyati. W.H, & Zainafree.I. (2015). Hubungan Modifikasi Gaya Hidup dan Kepatuhan Konsumsi Obat Antidiabetik dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rs Qim Batang. Unnes Journal of Public Health. Diakses tanggal 11 Juni 2021. https://journal.unnes.ac.id/sju/ index.php/ujph/article/view/5193

Wakhidiyah. Zainafree. (2010). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Keikutsertaan Penyuluhan Gizi dengan Perilaku Diit. Kemas. 6 (1). 64-70. ISSN 1858-1196. Diakses tanggal 11 Juni 2021. https://journal.unnes.ac.id/index.php/ kemas

Waluyo, N., Djuariah, D. (2013). Varietas - Varietas Buncis (Phaseolus Vulgaris L) yang Telah Dilepas oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran, IPTEK Tanaman Sayuran, no 2. Diakses tanggal 20 Mei 2020. http://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://balitsa.li tbang.pertanian.go.id/ind/images/Iptek%2520Sayuran/02.pdf&ved=2ahUK EwiMuJDis7TxAhVISX0KHeRJC60qfJabEGqibrac&usg=AOvVaw2QIna HY-h-1y5tj5ECBaMym&cshid=1624679799534

World Health organization (WHO). (2016). Global Report on Diabetes. Diakses tanggal 14 Mei 2020 http://www9.who.int/features/factfiles/diabetes/en

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Widiniarti, S. A. (2022). STUDI KASUS PENGELOLAAN PENURUNAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN JUS BUNCIS DITATANAN KELUARGA. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/50