STUDI KASUS HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU

Authors

  • Siti Nurjanah

Keywords:

duungan keluarga, kepatuhan minum obat, tb paru

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi dan menular yang di sebabkan oleh mycobacterium tuberculosa yang dapat masuk ke saluran pernafasan, saluran pencernaan, dan luka terbuka pada area kulit (Price & Wilson, 2014).

Keberhasilan pengobatan dengan penerapam strategi Directly Observed Treatment short-course (DOTS) yaitu pengobatan jangka pendek yang standar bagi semua kasus TB dengan tatalaksana kasus yang tepat, termasuk pengawasan langsung pengobatan oleh Pengawas Menelan Obat (PMO). WHO memperkirakan antara tahun 2002 hingga 2020, 1000 juta orang akan terinfeksi, lebih dari 150 juta orang akan sakit dan 36 juta orang akan meninggal akibat TB jika kontrol kedepan tidak baik. Tuberkulosis merupakan penyakit pembunuh nomor satu diantara penyakit menular dan penyebab ke-3 kematian setelah penyakit jantung dan penyakit pernapasan akut di indonesia. Di kota Padang TB paru termasuk kepada sepuluh penyebab kematian terbanyak. Kasus Tuberkulosis (TBC) di Jawa Tengah di perkirakan telah mencapai 100.000 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa tengah dr. Yulianto Prabowo, menentukan saat ini pihaknya baru menemukan sekitar 50.000 kasus atau 50 persen dari perkiraan jumlah penyakit yang di sebabkan oleh mycobacterium tuberculosis itu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aguilar, R., Ramirez, J. A. Garrote G. and Vazquez M. (2011). “Kinetic Study of the Acid Hydrolysis of Sugar Cane Bagasse”. Journal of Food Engineering. 55, 309-318.

DepKes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Dirjen P2PL. (2009). Komunikasi informasi dan edukasi dalam penanggulangan TB.

Fitria, R & Febrianti C A. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru . Jurnal Dunia Kesmas Vol.5 No.1.

Friedman, Marilyn M. (2014). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, Teori & Praktik. Jakarta: EGC

Gough, A. dan Garri Kaufman (2011) Pulmonary Tuberculosis: clinical features and patient managent. Nursing Standard. July 27: vol 25. no 47. page 48-56.

Kasmadi. Sunariah. (2014). Panduan modern penelitian kuantitatif. Bandung : Alfabeta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Diakses pada 10 September 2020. Dari http://kbbi.web.id.keluarga

Kementrian kesehatan RI. (2014). Pedoman nasional penanggulangn tuberculosis. Diakses pada 20 Juni 2020. Dari http://hukor.kemkes.go.id

Kementrian Kesehatan RI. (2011). Pedoman nasional penanggulangan tuberculosis. Diakses pada 17 Juni 2020. Dari https://yankes.kemkes.go.id

Kholikul, M. (2011). Pengaruh peranan pengawas menelan obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan TB paru di wilayah kerja puskesmas sukoharjo. jurnal kesehatan. Diakses pada 11 Oktober 2020. Dari http://scholar.unan.ac.id

Laban, (2008). Penyakit dan Cara Pencegahan TBC. Ypgyakarta : Kanisus.

Maulidia, D.F. (2014). Hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis di wilayah ciputat tahun 2014. Diakses pada 19 September 2020. Dari https://repository.uinjkt.ac.id

Notoatmodjo, (2012). Metodologi penelitian kesehatan.Jakarta : EGC.

Nursalam, (2011). Konsep dan penerapan metodoligi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Scheurer, D., Nitesh Choudhry, Kellie A. Swanto, Olga Matline, dan Will Shrank. (2012). The American Journal Of Managed Care Vol. 18, No.12

Septia A, Rahmalia SS, Sabrina F, Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru. JOM PSIK. (2014);1(2):1-0.

Septia. Rahmalia & Sabrian. (2013). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB Paru. Diakses pada 12 Mei 2020. Dari http://schola.google.co.id

Stanley.M, (2007). Buku ajar keperawatangerontik (Gerontological nursing :A health promotion approach) Edisi 2, Jakarta : TIM.

Tabrani, (2010). Ilmu penyakit paru. Jakarta: TIM.

Terok, M, P, Bawotong, J & Untu, F, M. (2012). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Poli Paru BLU RSUP PROF.DR.R. D kandou Manado. Ejurnal Keperawatan (E-Kp) Vol.1, No.1.

Tuberkulosis di Indonesia. Diakses dari http://www.tbindonesia.or.id tanggal 28 Februari 2014

World Health Organization (WHO). Fact Sheet No 104. WHO; 2011

Zahara, S. N. (2007). Tesis: Famili support perceived by pulmonary TB patients in complying with the DOTS program in Medan, Indonesia. Medan: USU.

Downloads

Published

2022-03-17

How to Cite

Nurjanah, S. (2022). STUDI KASUS HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU. Repository STIKES Muhammadiyah Kendal. Retrieved from http://repo.stikesmuhkendal.ac.id/index.php/repository/article/view/52